Kamis, 16 Juli 2009

Jaringan Akses terdiri dari 3 bagian, yaitu :
1. Jaringan Akses Fiber
2. Jaringan Akses Tembaga
3. Jaringan Akses Radio

1. Jaringan Akses Fiber

Jaringan akses fiber atau Optical Access Network atau yang lebih sering disebut dengan JARLOKAF (Jaringan Lokal Akses Fiber), merupakan suatu solusi strategis bagi jaringan pelanggan namun sangat sensitif terhadap jenis teknologi. Penggelaran suatu teknologi JARLOKAF tidak optimum bila diterapkan secara kasus per kasus, baik dari sisi perencanaan maupun pengoperasian. Keberadaan panduan dan ketepatan pemilihan teknologi sangat mempengaruhi kesuksesan kegiatan operasi dan perawatan, efektifitas investasi serta kemudahan menyediakan jasa-jasa baru.
Teknologi
Teknologi JARLOKAF adalah teknologi yang sedang berkembang sehingga berbagai metoda transmisi dimungkinkan untuk diterapkan dan relatif masih terbatas jumlah implementasinya dilapangan. Teknologi Jarlokaf yang saat ini sudah berkembang dangan baik antara lain: DLC (Digital Loop Carrier), PON (Passive Optical Network), dan AON (Active Optical Network) dan HFC (Hybrid Fiber Coax).
DLC, PON dan AON, merupakan teknlogi jarlokaf dan dapat terintegrasi dengan copper pair, sedangkan HFC merupakan teknologi jarlokaf yang terintegrasi dengan coaxial.
Pemilihan teknologi JARLOKAF harus memperhatikan beberapa kriteria antara lain :
• Jenis jasa dan kapasitas.
• Kemudahan O&M.
• Konfigurasi dan kehandalan sistem (reliability).
• Kompatibilitas antarmuka dan sesuai standard (compatibility).
• Tidak mudah usang dan dijamin produksinya.
• Biaya efektif.
• Tahapan pembangunan dan pengembangan dari teknologi JARLOKAF.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar